Entah kapan ku terakhir teteskan kepedihan seperti ini.
Namun malam ini ku seperti anak kecil.
sungguh malu, tapi kurasa inilah yang terbaik.
tahukah kau sejak lama ku melihatmu meski kau tak pernah berpaling
tahukah kau aku yang slalu memimpikanmu meski tak pernah kau memperdulikanku
dan tahukah kau aku yang slalu berusaha mendengarmu meski kau tak mendengarku
sekian lama kupupuk rasa ini
hingga kupun tak menyadarinya sampai sebesar ini
kau begitu sempurna bagiku
namun kusadar aku tak pernah pantas untukmu
bodohnya diriku yang selalu berharap
bermimpi suatu saat kau tau rasa ini
mengakui rasa ini
kubodohi diriku dengan menyukaimu
mungkin hingga kini aku tetap bodoh
slalu berharap semua perbedaan kita mengartikan hal indah
menganggap kebetulan kecil adalah takdir
betapa bodohnya aku
tak pernah kusadar sampai malam ini
bahwa semua perbedaan itu adalah pertanda
kita memang tak akan pernah menyatu
tahukah kau hal yang paling kubenci
kubenci diriku yang tak bisa membuatmu tersenyum
kubenci diriku yang tak bisa membuatmu berbicara hangat kepadaku
dan kubenci diriku yang selalu sendiri tanpamu
aku iri
aku iri jika kau bersama orang lain
aku iri saat kau berbicara hangat dengan orang lain
dan aku iri saat kau tertawa setiap kali berbicara dengan orang lain
yang mungkin tak pernah kau tunjukan kepadaku
kau mungkin tahu perasaan ini, namun kau tak mau tahu
kau mungkin dengar suara hati ini, namun kau tak mau dengar
atau kau hanya orang biasa yang tau apa apa
namun ku tahu kau tak peduli saat ku hancur karenamu
Namun malam ini ku seperti anak kecil.
sungguh malu, tapi kurasa inilah yang terbaik.
tahukah kau sejak lama ku melihatmu meski kau tak pernah berpaling
tahukah kau aku yang slalu memimpikanmu meski tak pernah kau memperdulikanku
dan tahukah kau aku yang slalu berusaha mendengarmu meski kau tak mendengarku
sekian lama kupupuk rasa ini
hingga kupun tak menyadarinya sampai sebesar ini
kau begitu sempurna bagiku
namun kusadar aku tak pernah pantas untukmu
bodohnya diriku yang selalu berharap
bermimpi suatu saat kau tau rasa ini
mengakui rasa ini
kubodohi diriku dengan menyukaimu
mungkin hingga kini aku tetap bodoh
slalu berharap semua perbedaan kita mengartikan hal indah
menganggap kebetulan kecil adalah takdir
betapa bodohnya aku
tak pernah kusadar sampai malam ini
bahwa semua perbedaan itu adalah pertanda
kita memang tak akan pernah menyatu
tahukah kau hal yang paling kubenci
kubenci diriku yang tak bisa membuatmu tersenyum
kubenci diriku yang tak bisa membuatmu berbicara hangat kepadaku
dan kubenci diriku yang selalu sendiri tanpamu
aku iri
aku iri jika kau bersama orang lain
aku iri saat kau berbicara hangat dengan orang lain
dan aku iri saat kau tertawa setiap kali berbicara dengan orang lain
yang mungkin tak pernah kau tunjukan kepadaku
kau mungkin tahu perasaan ini, namun kau tak mau tahu
kau mungkin dengar suara hati ini, namun kau tak mau dengar
atau kau hanya orang biasa yang tau apa apa
namun ku tahu kau tak peduli saat ku hancur karenamu
Tahukah kau apa rencanaku
kuhanya ingin mengungkapkan perasaanku pada hari itu
hari hariku hanya menunggu sampai aku siap pada hari itu
ku hanya minta sedikit waktu
mungkin aku pecundang didepanmu
hari demi hari sedikit demi sedikit kukumpulkan keyakinan itu
namun dalam sekejap kau telah menghancurkannya
kau tak berkata apapun
kau tak melakukan apapun
namun kau telah berhasil membuatku yakin tuk menyerah akan cintaku
hanya ada penyesalan
kusesali kau yang memberikan harapan itu
padahal kau tak sungguh memberikannya
kusesali kau yang membiarkanku mengartikan hal indah dari sikapmu
namun sekejap kau ubah sikapmu
menyukaimu adalah hal terindah dalam hidupku
dan menyukaimu adalah hal terbodoh dalam hidup ini
jika menyukaimu sesakit ini
ku tak ingin memilih cinta ini
terima kasih atas semuanya
terima kasih telah memberikan hal yang paling membuatku bahagia
dan terima kasih telah memberikan hal yang paling membuatku hancur
menyukaimu tidaklah salah
hanya aku yang merasa tak pantas untukmu
mulai hari ini
akan kujalani hidup baru
hidup tanpa bayang bayangmu lagi
tak kan lagi hatiku untukmu
ingin kubuka hati ini untuk mereka
mereka yang tak kuharapkan sebelumnya
namun mereka mampu membuatku tersenyum
yang tak bisa kau berikan
kuhanya ingin mengalir bagaikan air yang damai
membawa arah hidupku
kuhanya ingin tertawa sebisa kulakukan
berharap tawa akan melupakanmu
kan kulupakan dirimu
mungkin adalah penyesalan terbesar yang akan kualami
namun penyesalan terbaik yang sudah kuputuskan
ingin kubagi ceritaku kepadamu
tapi kurasa kaupun tak ingin mendengarnya
hanya sebuah tulisan
yang menjadi saksi kupernah menyukaimu
kuhanya ingin mengungkapkan perasaanku pada hari itu
hari hariku hanya menunggu sampai aku siap pada hari itu
ku hanya minta sedikit waktu
mungkin aku pecundang didepanmu
hari demi hari sedikit demi sedikit kukumpulkan keyakinan itu
namun dalam sekejap kau telah menghancurkannya
kau tak berkata apapun
kau tak melakukan apapun
namun kau telah berhasil membuatku yakin tuk menyerah akan cintaku
hanya ada penyesalan
kusesali kau yang memberikan harapan itu
padahal kau tak sungguh memberikannya
kusesali kau yang membiarkanku mengartikan hal indah dari sikapmu
namun sekejap kau ubah sikapmu
menyukaimu adalah hal terindah dalam hidupku
dan menyukaimu adalah hal terbodoh dalam hidup ini
jika menyukaimu sesakit ini
ku tak ingin memilih cinta ini
terima kasih atas semuanya
terima kasih telah memberikan hal yang paling membuatku bahagia
dan terima kasih telah memberikan hal yang paling membuatku hancur
menyukaimu tidaklah salah
hanya aku yang merasa tak pantas untukmu
mulai hari ini
akan kujalani hidup baru
hidup tanpa bayang bayangmu lagi
tak kan lagi hatiku untukmu
ingin kubuka hati ini untuk mereka
mereka yang tak kuharapkan sebelumnya
namun mereka mampu membuatku tersenyum
yang tak bisa kau berikan
kuhanya ingin mengalir bagaikan air yang damai
membawa arah hidupku
kuhanya ingin tertawa sebisa kulakukan
berharap tawa akan melupakanmu
kan kulupakan dirimu
mungkin adalah penyesalan terbesar yang akan kualami
namun penyesalan terbaik yang sudah kuputuskan
ingin kubagi ceritaku kepadamu
tapi kurasa kaupun tak ingin mendengarnya
hanya sebuah tulisan
yang menjadi saksi kupernah menyukaimu
1 komentar:
keren...
Posting Komentar